Jumat, 26 Agustus 2016

ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM



ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM

Yap.. kali ini saya akan mencoba membuat atena j-pole untuk broadcast-an di radio FM. Menurut para pakar antenna di dunia per-on air-an,, welllehh… antenna ini cukup mumpuni untuk membuang (emang sampah??) sinyal radio dari pemancar. Karakter dari antenna ini mempunyai gain yang cukup besar, tepatnya saya lupa… hehehehe……….
Langsung saja kita liat skemanya
Skema J Pole

Gambar nyomot dulu dari gugel.
Gambar di atas adalah skema antenna super j-pole yg sudah di kasih match ditengah2nya, jadi namanya j-match… walaahhh… ngawur tenan analisane… hahahaha….
Sebenarnya untuk membikin atena ini ada rumus perhitungannya, yaitu untuk panjangnya berapa? Digunakan di frekuensi berapa? Spasi antar elemennya berapa? Dan masih banyak lagi. Daripada pusing2 mikirin rumus, search aja di gugel untuk rumus atena ini, namanya “j-pole calculator”. Nah,, disana nanti kita tinggal masukin frekuensi yg akan kita gunakan, tinggal pencet, nongolah ukuran yg akan kita buat untuk atena j-pole ini. (ga usah mumet2 dab)
ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM

Gambar di atas adalah gambar asli dari saya (ga nyomot di gugel lhoo..). antenna tsb adalah j-pole untuk penerima FM yg saya beli di toko elektronik daerah saya seharga 25 ribu, dan tinggal satu2nya pula. Ga tau kalau di daerah anda , ada yg jual ga atena ini..?? hehehehee….
Antenna di atas tsb nantinya saya modif lagi ukurannya untuk digunakan dipemancar FM (88.9 MHz). Oya, menurut j-pole calculator untuk frek. 88.9 MHz adalah:
-          Panjang elemen utama (panjang) : 241,7 cm.
-          Panjang elemen kedua (pendek): 80,2 cm.
-          Jarak antar elemen : 7,6 cm.
-          Matching section/feed point : 7,9 cm.
Berikut gambar antenna j-pole yg sudah saya modif
ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM


ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM

Sorry, fotonya sudah kepasang di atas genteng, lupa mau foto pas di bawah, soalnya keburu2 mau maghrib… heheheee…..
Upsss… hampir lupa. Untuk lebih memaksimalkan antenna ini, sebaiknya di tuning lagi menggunakan SWR hingga matching, caranya menggeser feed point ke atas/bawah hingga ketemu SWR terendah. SWR terendah yaitu antara 1:1,1 atau 1:1,2, kalau bisa 1:1 lebih bagus.

UPDATE!!!
Mumpung tadi siang atena lagi di turunin buat diganti tiang pancangnya. berikut foto2 tambahannya.

ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM
ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM
ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM
ANTENA J-POLE UNTUK BROADCAST FM


Semoga membantu dan mencerahkan yg masih pada bingung, atau malah jadi tambah bingung ya…. Xixixixiixixi….




Rabu, 24 Agustus 2016

Stereo Tool Untuk Broadcast FM

Stereo Tool Untuk Broadcast FM

Bagi yang hobi dengerin musik, kualitas sound atau audio pasti diperhatikan. Bagi pemilik PC atau laptop, banyak aplikasi audio prosesor yang ada di internet. Salah satunya adalah Stereo Tool, sebenarnya ada banyak lagi selain stereo Tool. Nah, kali ini saya akan memberikan sedikit review dari Plug-in winamp tersebut utuk broadcast di FM atau hanya sekedar untuk dengerin musik lewat speaker.
Berikut tampilan stereo Tool.
Stereo Tool Untuk Broadcast FM

 Pada tampilan di atas, tampak tampilan awal dari stereo tool tersebut, terlihat banyak fitur didalamnya. Kita bisa mengaktifkan semua fitur tersebut, eeiiittt…. Tapi,.. ada tapinya, semakin kita mengaktifkan banyak fitur, semakin besar/berat prosesor bekerja. Hal ini disebabkan karena stereo tool ini merupakan audio prosesor yang mengutamakan kualitas audio.
Disini stereo tool ini saya gunakan untuk broadcast FM, terlihat pada gambar diatas yang dicentang hanya beberapa saja, dan ada beberapa yang disable. Hal ini untuk menghindari penggunaan prosesor yang besar agar PC/laptop tidak terlalu berat kerjanya.

Stereo Tool Untuk Broadcast FM

Fitur yang menjadi andalan saya di stereo tool ini adalah AGC (Automatic Gain Control) seperti tampilan di atas ini. Lhoo.. kok bisa AGC jadi andalan?? Yupp.. AGC ini yang mengatur tinggi rendahnya volume audio secara otomatis sehingga output suara menjadi stabil (tentunya disetting dengan tepat / sesuai dengan keinginan kita). Kenapa AGC ini dibutuhkan?? Karena setiap rekaman lagu itu berbeda-beda level suaranya, apalagi sudah kompresan menjadi mp3. Nah, AGC inilah yang menstabilkan level volume sehingga suara output menjadi stabil pada setiap lagu.
Stereo Tool Untuk Broadcast FM


Tampilan di atas ini adalah fitur dari processing, di dalamnya terdapat fitur-fitur di antaranya: Natural Dynamics, Phase Rotation, AGC, Stereo, Equalizer, True Bass, Multiband, Multiband 2, Bandpass, Bass Boost, Singleband, dan Limiting & Clippers. Anda bisa men-settingnya sesuai selera.
Stereo Tool Untuk Broadcast FM

Karena stereo tool ini digunakan untuk broadcast FM, maka fitur RDS diaktifkan. RDS sendiri singkatan dari Radio Data System. Dimana kita bisa mengirimkan informasi berupa teks (nama radio dan Informasi lainnya) melalui sinyal radio, tentunya hal ini bisa dibaca pada radio yang sudah ada RDS nya. Contoh di HP android sekarang sudah ada radio dengan aplikasi RDS.
Pada tampilan diatas kita juga bisa men-setting RDS sesuai Selera kita. Contoh:
1.    RDS Ps text, kita bisa mengisinya dengan pesan singkat.


2.    RDS radio Text, kita bisa mengisinya dengan nama radio itu sendiri.
Stereo Tool Untuk Broadcast FM

 Tampilan diatas adalah preset setting dari stereo tool itu sendiri, apabila kita kesulitan dalam men-settingnya / kurang pas suara yang dihasilkan, kita bisa mengacu pada preset setting diatas, tinggal pilih dan sesuaikan dengan keinginan kita lalu kita juga bisa meng-editnya sendiri dan di save.
Untuk kelemahan stereo tool ini hanya penggunaan prosesor saja yang cukup besar, sehingga PC / laptop yang speknya kurang memadai akan mejadikannya lemot dan prosesor jadi cepat panas.
Demikian ulasan singkat penggunaan stereo tool untuk broadcast FM, tidak saya bahas satu per satu karena tidak akan kelar satu minggu… hehehehe… jadi yang saya bahas hanya bagian penting yang di gunakan saja.